
BULUH RAMPAI, (Mataandalas) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendorong penguatan kapasitas aparatur Desa Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Website Desa dan Pelatihan Admin Desa Buluh Rampai sebagai bagian dari program kerja KKN 143 UMRI. Kegiatan ini bertujuan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih informatif, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada perangkat desa mengenai pentingnya website desa sebagai salah satu media informasi resmi pemerintah desa. Melalui website, berbagai informasi dapat disampaikan kepada masyarakat, mulai dari profil desa, kegiatan pemerintahan, pelayanan publik, potensi desa, hingga informasi pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.

Tidak hanya memberikan sosialisasi, mahasiswa KKN 143 UMRI juga memberikan pelatihan teknis kepada admin desa terkait pengelolaan dan pemutakhiran konten website.
Pelatihan tersebut mencakup sejumlah kemampuan dasar, seperti membuat dan mengunggah berita, memperbarui informasi desa, mengelola dokumentasi kegiatan, serta memastikan informasi yang ditampilkan tetap aktual, informatif, dan mudah diakses masyarakat.
Penanggung Jawab Program Kerja Pembuatan Website Desa Buluh Rampai, Muhammad Zakwan Alif, mengatakan website desa tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik di tingkat desa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, perangkat Desa Buluh Rampai tidak hanya mengetahui cara menggunakan website desa, tetapi juga mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Website desa harus menjadi ruang informasi yang aktif, sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai program, kegiatan, pelayanan, dan potensi yang dimiliki Desa Buluh Rampai,” ujar Zakwan Alif.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, admin desa memiliki keterampilan dasar untuk mengelola website secara konsisten dan bertanggung jawab. Dengan demikian, informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima secara lebih cepat, tepat, dan terorganisir.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam menghadirkan inovasi digital yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang.
Mahasiswa KKN tidak hanya berperan memberikan pendampingan selama masa pengabdian, tetapi juga berupaya meninggalkan pengetahuan dan sistem yang dapat terus dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat setelah program KKN berakhir.
Pemerintah Desa Buluh Rampai menyambut baik kegiatan tersebut. Pelatihan ini dinilai menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Ke depan, pengelolaan website desa diharapkan dapat dilakukan secara aktif dan berkelanjutan sehingga Desa Buluh Rampai memiliki pusat informasi digital yang mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Melalui Sosialisasi Website Desa dan Pelatihan Admin Desa tersebut, KKN Kelompok 143 UMRI menunjukkan komitmennya untuk turut mendorong terwujudnya desa yang lebih informatif, transparan, adaptif, dan melek digital.







