Bukittinggi, (Mataandalas) – Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Implementasi Kebijakan Publik dalam Pengembangan Nagari Creative Hub (NCH) di Sumatera Barat, Kamis (20/8/2026), di Bukittinggi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan potensi nagari dan desa melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi juga menjalin kerja sama dengan Desa Punggung Lading. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintahan desa dalam mengembangkan potensi serta meningkatkan kapasitas masyarakat.
Kerja sama tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan dan pengembangan potensi desa. Melalui kolaborasi ini, perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan pendampingan dan kontribusi keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Punggung Lading.
Kepala Desa Punggung Lading, Aulia Mardhi Arif, S.Kom., menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi dengan Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi dapat memberikan dampak nyata bagi kemajuan Desa Punggung Lading, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan potensi desa.
Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan peluang bagi desa untuk mendapatkan pendampingan, pengetahuan, serta inovasi yang dapat diterapkan dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi untuk terlibat langsung dalam mengidentifikasi berbagai potensi serta persoalan yang ada di desa.
Aulia Mardhi Arif berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menghasilkan program-program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat, berbagai potensi Desa Punggung Lading diharapkan dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan Nagari Creative Hub menjadi salah satu pendekatan untuk mendorong desa dan nagari agar mampu mengoptimalkan potensi lokal melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Desa Punggung Lading diharapkan dapat mengidentifikasi serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi antara Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi dan Desa Punggung Lading diharapkan tidak berhenti pada kegiatan Bimtek, tetapi dapat berlanjut melalui program-program nyata yang melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama tersebut, sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintahan desa diharapkan semakin kuat. Perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis bagi desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan inovasi, serta memberdayakan potensi lokal secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi dalam memperluas peran perguruan tinggi di tengah masyarakat melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa di Sumatera Barat.
