PELALAWAN, (MataAndalas) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan menyatakan siap mengawal dan mendampingi buruh yang menghadapi persoalan ketenagakerjaan dengan perusahaan di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan, Rusdianto, mengatakan pihaknya terbuka menerima aspirasi pekerja yang merasa haknya bermasalah maupun menghadapi perselisihan dalam hubungan industrial.
“Kami siap membela dan mengawal buruh yang menghadapi persoalan di perusahaan. Sepanjang persoalannya jelas dan sesuai aturan, kami siap berdiri bersama pekerja untuk mencari penyelesaian,” ujar Rusdianto saat diwawancarai MataAndalas, Sabtu (26/9/2026).
Rusdianto mengungkapkan, MPC Pemuda Pancasila Pelalawan juga telah menyiapkan tim hukum melalui Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila untuk memberikan pendampingan kepada buruh apabila diperlukan.
“Saya sudah menyiapkan tim hukum, yakni BPPH Pemuda Pancasila, untuk melakukan pendampingan apabila memang diperlukan oleh buruh. Kalau ada pekerja yang membutuhkan pendampingan hukum, kita siap membantu sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Rusdianto.
Selain pendampingan hukum, Rusdianto menyebut unsur Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila juga siap dilibatkan apabila diperlukan untuk membantu pengawalan kegiatan di lapangan.
“Termasuk Komando Inti, apabila memang diperlukan, kita siap turunkan untuk melakukan pengawalan. Tentunya semua dilakukan secara tertib dan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.
Menurut Rusdianto, kehadiran Pemuda Pancasila bukan untuk mencari persoalan dengan pihak perusahaan, melainkan membantu memastikan setiap persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.
Ia menegaskan, setiap laporan dari buruh akan terlebih dahulu dipelajari sebelum pihaknya menentukan langkah lebih lanjut.
“Kita tidak ingin bertindak tanpa dasar. Setiap laporan akan kita pelajari, kita dengarkan kedua belah pihak. Kalau memang ada hak buruh yang tidak dipenuhi, tentu akan kita kawal sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Rusdianto juga mengajak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan untuk membangun hubungan industrial yang baik dengan pekerja serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan.
Ia menambahkan, MPC Pemuda Pancasila Pelalawan siap membantu membuka ruang komunikasi antara pekerja dan perusahaan apabila terjadi perselisihan.
“Kalau ada persoalan, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut. Mari kita dudukkan bersama dan cari jalan keluarnya,” pungkas Rusdianto.







