
PANGKALAN KERINCI, (Mataandalas) – Dalam suasana diskusi santai di Sultan Coffee & Resto, Bupati Pelalawan H. Zukri menjabarkan visi strategis menjadikan Pelalawan sebagai “Kota Aren”. Gagasan ini digulirkan sebagai langkah inovatif untuk memperkuat ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis pemberdayaan UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zukri juga mengimbau seluruh masyarakat Pelalawan untuk bersama-sama menjaga dan merawat bibit pohon aren yang telah ditanam. Perawatan yang baik diharapkan dapat memastikan pohon tumbuh optimal, sehingga nantinya memberikan manfaat maksimal, baik bagi pelestarian lingkungan maupun penguatan ekonomi daerah.
“Pohon aren ini memiliki banyak manfaat, mulai dari menghasilkan oksigen, menyerap karbon, hingga menghasilkan nilai ekonomi (cuan) yang menjanjikan. Selain itu, program ini juga akan membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menumbuhkembangkan pelaku UMKM di Pelalawan,” ujar Zukri, sebagaimana dikutip dari pemberitaan detikcom.
Dukungan terhadap gagasan ini datang dari elemen intelektual muda, salah satunya praktisi hukum, Maruli Silaban, SH. Menurut Maruli, langkah Bupati Zukri merupakan terobosan yang brilian dan visioner bagi masa depan daerah.
“Gagasan ini sangat brilian. Aren memiliki nilai ekonomi menyeluruh, mulai dari air nira, ijuk, hingga kolang-kaling. Namun, kuncinya tetap pada pengelolaan profesional dari hulu ke hilir agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Maruli kepada wartawan Media Mataandalas, Rabu (9/9).
Sebagai informasi, sejak Juli 2026, Bupati Zukri telah aktif mengampanyekan penanaman pohon aren secara masif di wilayah Pelalawan. Kampanye ini didasari pada potensi jangka panjang tanaman aren yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga ramah lingkungan dan mampu memperkuat ketahanan ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Pelalawan.











