Pelalawan, (Mataandalas) – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate FORKI Riau 2026 resmi berakhir setelah mempertemukan para karateka terbaik dari 18 kontingen yang berasal dari berbagai perguruan dan FORKI kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Kejuaraan berlangsung di Gelanggang Remaja Pekanbaru pada 22–23 Agustus 2026.
Ajang tersebut diikuti sekitar 1.050 atlet. FORKI Kabupaten Pelalawan mengirimkan 28 karateka putra dan putri yang tampil di tengah persaingan ketat. Hasilnya, kontingen Pelalawan berhasil membawa pulang 18 medali, sekaligus menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pada kelas bergengsi Best of the Best putra dan putri senior.
Ketua Harian FORKI Pelalawan, Syaiful Azmi, ST, kepada media, Senin (24/8/2026), mengatakan hasil yang diraih tim Pelalawan cukup memuaskan. Dengan mengirimkan 28 atlet, pihaknya mampu membawa pulang 18 medali.
“Alhamdulillah, hasil yang kita peroleh cukup memuaskan. Atlet unggulan Pelalawan, Jesica (Jeje) dan Samuel, berhasil keluar sebagai juara pertama di kelas bergengsi Best of the Best putra dan putri senior,” ujar Syaiful.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi karateka Pelalawan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi atlet karate Pelalawan. Kejurprov ini juga menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana hasil latihan dan pembinaan yang telah dilakukan selama ini,” sambungnya.
Sebelum keberangkatan, FORKI Pelalawan telah mempersiapkan atlet-atlet terbaik dari berbagai perguruan di bawah naungan FORKI. Persiapan dilakukan secara serius melalui latihan intensif, kedisiplinan, serta pembentukan mental bertanding.
Ketua Umum FORKI Kabupaten Pelalawan, Robinhot Saragi, SH, sebelumnya menegaskan bahwa Kejurprov menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan di tingkat Provinsi Riau.
Semangat para karateka juga mendapat dukungan langsung dari Bupati Pelalawan H. Zukri, SM, MM. Saat melepas kontingen pada 21 Agustus lalu, Bupati berpesan agar para atlet bertanding dengan disiplin, sportif, pantang menyerah, serta membawa nama Pelalawan dengan bangga.
Kini, raihan 18 medali menjadi jawaban atas kerja keras para atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan berbagai pihak.
“Bagi para atlet, setiap medali bukan sekadar angka dalam klasemen. Di baliknya ada latihan panjang, keringat, rasa lelah, dukungan pelatih, orang tua, pengurus, serta doa masyarakat Pelalawan,” ujar Robinhot yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Partai Hanura.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi FORKI Pelalawan untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan. Para atlet yang telah meraih prestasi diharapkan terus berkembang, sementara karateka yang belum berhasil naik podium dapat menjadikan Kejurprov sebagai pengalaman berharga untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.
Dengan membawa pulang 18 medali, FORKI Pelalawan tidak menjadikan hasil tersebut sebagai akhir perjalanan. Raihan itu diharapkan menjadi pijakan baru untuk melahirkan lebih banyak karateka tangguh yang mampu mengharumkan nama Pelalawan, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.
